e-one ashmara
kadang, aku bosan dalam kesendirian
terkadang, aku rindu pada keriuhan
tapi bathinku bergolak
menepis semua keinginan

kesendirian,
mengingatkanku pada mati
kesendirian,
mengingatkanku di alam kubur
kesendirian mengingatkanku padaMU

riuh,
senantiasa menggetarkan iman
riuh,
mengantarku pada kesalahan
riuh,
membuka semua rasa ingin

itulah,
yang bergolak dalam bathin ku
'tuk menepis segala keinginan
walau terkadang ia muncul

chaz040809
Label: 0 komentar | | edit post
e-one ashmara

bisu ....
sepi tanpa suara
sepi tanpa kata
juga tanpa nada

bisu ....
selalu hening
senantiasa diam

bisu ....
penuh isarat
bermain dengan sandi
hanya gerak bola mata berkata kata

dalam kebisuan,
aku tak mampu mengisyaratkan
aku tak mampu menyampaikan maksud
hanya hati bergolak tuk berkata
tapi aku tak mampu

mampunya ...
aku hanya membisu
hanya berkata dalam hati
tanpa arti bagi mereka
akhirnya aku pergi
dalam kebisuan
chaz040809
Label: 0 komentar | | edit post
e-one ashmara

Aku sendiri
duduk terdiam diatas sajadah biru
sunyi dan sepi,
membuai aku dalam untaian kalimahMU

Jiwaku melambung tinggi
terbawa bersama kalimah zikrullah
melayang hanyut dalam kekhusyukan

Diriku seperti tiada arti
laksana berdiri di padang pasir tak berbatas
hidupku bagaikan terapung apung
di luas samudra tak bertepi
jiwaku seakan melayang
diangkasa nan gelap gulita

Dalam kegelapan malam,
kuhadapkan wajah kekiblat baitullah
tak terasa,
titis air mata mengalir disisa kantukku

Aku diam bersimpuh,
memohon,
meminta,
mengharap,
berdoa kehadiratMU

Bimbinglah diri ini,
ampuni dosa ini,
ampuni dosa orang tuaku,

Harap-harap dalam doaku,
terimalah shalatku,
terimalah ruku' ku,
terimalah sujudku,

Bimbinglah keluargaku,
lindungilah istri dan anakku
berikanlah mereka kebahagian
dunia dan akhiratMU

Bertahan aku dalam duduk
sendiri dalam kesunyian
mengharap ridho dariMU
dalam tahajud malamku

~chaz290709~
e-one ashmara
Laut yang tenang itu ...
tiba-tiba bergolak
mengamuk ....
menciptkan buih2 putih
dibawah gelap kelam awan
dan halilintar yang sambung menyambung

Bidukku terombang ambing
dihantam amukan ombak
sementara diluar,
kilat menyambar disisi biduk
aku terjebak dalam prahara ini

Jerit tangis anak2 ketakutan
jerit histeris sang ibu mendekap buah hatinya
riuh rendah dalam kekalutan
berbaur dengan dentuman halilintar
dan kilat yang tak henti hentinya

Suasana tegang dalam bidukku
puluhan pasang bibir memanjatkan doa
teriakan pilu memanggil namaMu
mengharap dan memohon,
Datangnya pertolonganMU

Aku tegang dalam ketakutan
aku terdiam dalam pucat pasi
degub jantung kian berpacu
bersama olengnya bidukku

Terbayang wajah ibu,
terbayang wajah istri dan anakku
terbayang akan dosa2 yang belum terhapuskan
aku terdiam,
akupun pasrah dalam prahara
dan bait-bait doa terus meluncur dari bibirku

Amukan ombak kian meraja
percikan air terus menyimbah
bidukku oleng menciutkan hati
jerit tangis tak juga henti
menggetarkan hati sanubari

Perlahan,
semua berangsur teduh
amukan ombak mulai mereda
jerit tangis tinggal sedu sedan
beberapa pasangan bibir masih berkomat kamit
ucapan puji syukur membahana
menghiasi wajah2 pucat pasi
termasuk diriku

Prahara ini,
membuatku ciut,
mengubah jalan hidup
menuju kebenaran mencari ridhoMU

Terima kasih Zat yang Maha Kuasa
terima kasih atas peringatanMU
KAU ubah jalan hidupku
amin .....

chaz130709
e-one ashmara
Wajah itu,
menerawang diruang mata
saat tubuhku rebah menyambut malam
yang penuh tanda tanya

Senyum itu,
menggoda langkahku
Ketika aku tinggalkan pagi
penuh rahasia yang semu

kau lambungkan aku
dalam kerinduan yang merancu
Antara,
Rindu dan ingin tahu

Gadis pagi,
langkahmu anggun
meruntuhkan sisa kesepianku,
Senyum mu terkulum manis
menggoyangkan tirai-tirai rinduku

Gadis pagi,
haruskah aku berlari
tuk mengejar bayang-bayangmu
Atau kutunggu saja pagi ku
Dijalan yang kau lalui

Hanya dalam puisi,
Kuleburkan rasa rindu ini
padamu Gadis Pagi

[chaz,82]
Label: 0 komentar | | edit post