Hari-hari kulalui penuh debaran,
Waktuku terselimut kerinduan,
Yang ada hnaya seraut wajah,
Yang senantiasa bermain diawal tidurku.
Terasa,
Malamku begitu cepat berlalu,
Dan siang,
Terasa enggan tuk beranjak.
Kerinduan selalu meronta,
Kahangatan selalu hadir bersamamu.
Sekian tahun kini telah berlalu,
Saat waktu tak mampu tuk kutahan
Keindahan itupun berlalu semu.
Kini,
Hari-hariku terselubung sepi,
Api cemburu selalu membakar setiap langkahmu.
Mampukah tuk kuraih kembali,
Hari-hari yang indah seperti dulu ….. ?
Atau, ……
Semua hanya tinggal mimpi
Seperti mimpiku disiang hari
April’08
Waktuku terselimut kerinduan,
Yang ada hnaya seraut wajah,
Yang senantiasa bermain diawal tidurku.
Terasa,
Malamku begitu cepat berlalu,
Dan siang,
Terasa enggan tuk beranjak.
Kerinduan selalu meronta,
Kahangatan selalu hadir bersamamu.
Sekian tahun kini telah berlalu,
Saat waktu tak mampu tuk kutahan
Keindahan itupun berlalu semu.
Kini,
Hari-hariku terselubung sepi,
Api cemburu selalu membakar setiap langkahmu.
Mampukah tuk kuraih kembali,
Hari-hari yang indah seperti dulu ….. ?
Atau, ……
Semua hanya tinggal mimpi
Seperti mimpiku disiang hari
April’08



